Tinjau Daerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Gubernur Serap Aspirasi Masyarakat

Senin, 15 Desember 2025, 12:30 WIB | Peristiwa | Kab. Lima Puluh Kota
Tinjau Daerah Terdampak Bencana di Limapuluh Kota, Gubernur Serap Aspirasi Masyarakat
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota, sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pemulihan pascabencana, Minggu (14/12/2025). HUMAS
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BI

LIMA PULUH KOTA, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota, sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pemulihan pascabencana, Minggu (14/12/2025).

Dua titik yang menjadi objek kunjungannya adalah Posko Bencana Alam Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, serta Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan.

Ada dua permasalahan yang menjadi aspirasi masyarakat saat Gubernur Mahyeldi berdialog langsung dengan warga terdampak bencana. Mereka meminta disegerakan pemulihan akses jalan dan normalisasi lahan pertanian yang tertimbun lumpur dan bebatuan.

"Terputusnya akses jalan membuat beberapa wilayah terisolasi. Ini harus segera kita tangani agar aktivitas masyarakat, termasuk distribusi logistik dan hasil pertanian, bisa kembali berjalan," ujar Mahyeldi.

Baca juga: Gubernur Resmikan BLUD Tiga UPTD Peternakan Sumbar

Gubernur juga menegaskan pentingnya percepatan penanganan lahan pertanian warga yang rusak akibat bencana, mengingat sektor tersebut menjadi sumber utama penghidupan masyarakat setempat.

Sementara itu, Walinagari Koto Tinggi, Hendri menyampaikan bencana longsor dan banjir bandang telah merusak 47 unit rumah warga serta ratusan hektare lahan pertanian di daerahnya.

Menurutnya, dukungan alat berat dan bantuan bibit siap tanam perlu dipikirkan bagi petani terdampak. Agar persoalan lahan dan ekonomi masyarakat bisa pulih lebih cepat.

"Sedimennya tebal , sulit jika dikerjakan secara manual. Kita butuh bantuan alat berat untuk menata kembali lahan pertanian masyarakat," ungkap Walinagari Koto Tinggi, Hendri.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Siapkan WPR sebagai Solusi Jangka Panjang Atasi Tambang Ilegal di Sumbar

Selain berdialog, pada kesempatan tersebut Gubernur Sumbar juga menyerahkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, selimut, kasur, serta kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak bencana.

Halaman:
IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: