Yudas Sabagalet Dijuluki Bapak Pembangunan Bagi Masyarakat Kepulauan Mentawai

Senin, 29 Maret 2021, 20:10 WIB | Politik | Kab. Mentawai
Yudas Sabagalet Dijuluki Bapak Pembangunan Bagi Masyarakat Kepulauan Mentawai
Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabagalet pada acara peresmian 40 Unit Perumahan untuk keluarga nelayan di dusun Bose Desa Sikabaluan, Mentawai, Senin (29/3/2021).
IKLAN GUBERNUR

BOSE SIKABALUAN, binews.id - Untuk tingkat kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat di Mentawai saat ini minimal berkemampuan pendidikan terendah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Maksudnya disetiap dusun sudah mesti ada pendidikan SMA. Karena itu pemerintah wajib mendesain kemajuan masyarakat dan kemajuan pembangunan tidak terlepas dari program dan kegiatan, jika tidak Mentawai akan sulit berkembang.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabagalet pada acara peresmian 40 Unit Perumahan untuk keluarga nelayan di dusun Bose Desa Sikabaluan, Mentawai, Senin (29/3/2021).

Peresmian ini juga dihadiri forkopimda oleh Kadis Perikan, Kadis Pertanian, dan Kadis Perumahan serta beberapa OPD terkait lainnya.

Bupati Mentawai juga katakan, membangun desa itu harus berangkat dari alam yang ada, potensi desa dan masyarakat daerahnya.

Baca juga: Pastikan Kesiapan Penanganan, Ombudsman Sumbar Pantau Rumah Karantina Pasien Covid-19 Kota Padang

"Peran dukungan masyarakat amat diperlukan dalam percepatan pelaksanaan pembangunan itu sendiri. Masyarakat sebagai pelaku utama mesti membuka diri dan siap bekerjasama dengan pemerintah daerah agar hasil pelaksanaan pembangunan dapat dirasakan lebih bermanfaat," ajak Yudas.

Yudas Sabagalet, Bupati yang sedang proses pengajuan disertasi pendidikan S3 doktor itu mengatakan, produk tangkapan ikan di Dusun Bose ini sedang kita pikirkan bagaimana bisa mendunia.

"Dan tentunya nanti dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat nelayan dapat diwujudkan," ungkapnya.

Yudas juga menghimbau, agar setiap desa dibangun berdasarkan cirikhas dan potensi masing-masing desa.

Baca juga: 3 Keluarga di Kota Solok jadi Korban Pengusiran dari Kontrakan Karena Beda Pilihan Paslon

"Sehingga pembangunan dilakukan berangkat dari potensi alam, budaya desa masing - masing sehingga kita tau apa keunggulan yang dapat memajukan Mentawai secara umum," harapnya.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: