BNPB Minta Pemerintah Daerah Harus Bisa Terapkan Mitigasi Berbasis Vegetasi

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi, juga menyarankan, agar tanaman Pinago bisa direkomendasikan sebagai salah satu jenis tanaman sebagai tanaman tahan abrasi pantai.
Ia berharap pemerintah daerah bisa membuat program pembibitan Pinago yang selama ini hanya tumbuh liar saja.
"Pohon pinago ini bagus, tahan abrasi dan berumur panjang. Jadi kalau bisa dibantu pembibitannya," ujar Mahyeldi.
Baca juga: BPBD Sumbar Gaet Dana Pusat Belasan Miliar Hanya untuk Ini
Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan terimakasih atas kedatangan BNPB dan melaporkan bahwa tiap desa sudah ada kelompok siaga bencana lengkap dengan manajemen dapur umum.
"Ke depan akan kita tingkatkan mitigasi berbasis vegetasi khususnya penanaman pohon pinago," imbuh Genius.
Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan pihaknya menyadari daerah itu berpotensi besar diterjang gempa dan tsunami, sehingga vegetasi menjadi pilihan sebagai mitigasi.
"Dengan menanam pohon sekitar beberapa meter dapat mengurangi dampak tsunami," ujar dia.
Ia mengatakan pihaknya akan terus menanam pohon di kawasan pantai Kota Pariaman dan mengutamakan penggunaan pohon pinago yang merupakan tumbuhan endemik di daerah itu. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ketua KI Sumbar: Bawaslu Pariaman Layak Jadi Percontohan Keterbukaan Informasi
- Jemput Aspirasi Nelayan Pariaman, Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas: Saya Akan Terus Perjuangkan Nasib Nelayan
- KI Sumbar Lakukan Monitoring Keterbukaan Informasi Publik ke PPID Pemko Pariaman
- Gubernur Mahyeldi Bertakziah Kerumah Duka Alm. Ali Mukhni
- Kunjungi Kecamatan Lubuk Begalung dan Kota Pariaman, Letjen TNI Teguh Arief Tinjau Kompi BS dan Yontarlat Hiu Latsitardanus XLIII