Pembinaan Petani Kopi Bancah, PT Semen Padang : Untuk Jangka Panjang dengan Banyak Program

Minggu, 19 September 2021, 10:18 WIB | Ekonomi | Kota Padang
Pembinaan Petani Kopi Bancah, PT Semen Padang : Untuk Jangka Panjang dengan Banyak Program
Pembinaan Petani Kopi Bancah oleh Komunitas Solok Radjo. Petani Kopi Bancah merupakan binaan PT Semen Padang. IST
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id - Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Oktoweri, menjelaskan komitmen PT Semen Padang untuk memajukan masyarakat petani Sikayan Balumuik, tidak hanya dalam jangka pendek. Namun jangka panjang dengan banyak program.

"Ini tidak untuk jangka pendek. Untuk apa kita kejar sekarang, hasilnya tidak memadai. Makanya kita merancang kerjasama yang sifatnya jangka panjang untuk kemajuan masyarakat," kata Oktoweri.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Rinold Thamrin, menambahkan, upaya CSR PT Semen Padang menggagas kerja sama bersama Dinas Kehutanan, Komunitas Kopi Solok Radjo dan petani kopi Bancah, Sikayan Balumuik.

"Kita ingin perekonomian masyarakat di Sikayan Balumuik dapat meningkat dengan budi daya kopi ini,"sebutnya.

Baca juga: Open Turnamen Futsal Bamus Cup 2024: Ratusan Pemuda Beraksi!

Dikatakannya, PT Semen Padang melihat ada potensi besar ada di Sikayan Balumuik. Tidak hanya kopi, tapi potensi lainnya seperti pariwisata. Khusus untuk kopi katanya, bagaimana petani menanam kopi yang benar sampai dengan pemasarannya.

Komunitas Kopi Solok Radjo sudah sempat melihat. Ternyata, apa yang dilakukan petani kopi Bancah tidak sepenuhnya benar. Mulai dari pola penanamannya sampai penanganan pascpanen. Pengetahuan petani kopi masih minim, bibit asal saja.

Sementara harga ditentukan oleh penanganan dari bibit hingga penanganan pascapanen. Jika petani mengetahui menghasilkan kopi berkualitas, maka sangat berpengaruh dengan pendapatan. Semakin baik kualitas, makin mahal harganya.

"Harapannya, Solok Rajo sudah berpengalaman di Arabika, di Sikayan Balumuik adalah Rosbusta. Bagaimana nanti kawan-kawan Solok Rajo berbagi ilmu dan membuka pasar bagi Rosbuta Kopi Bancah,"katanya.

Baca juga: Tokoh Pauh dan Kelompok Seni Apresiasi Dasman Mempokiri Pauh Bagalanggang IX

Menurutnya, kerjasama pengembangan Kopi Bancah melibatkan banyak pihak. Makanya kita harus dudukan, hak dan tanggung jawab. Masyarakat juga punya tanggung jawab.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: