Pasien Positif Covid-19 Asal Pasbar Meninggal Dunia, Berikut Penjelasan Bupati

Sabtu, 11 April 2020, 19:44 WIB | Kesehatan | Kab. Pasaman Barat
Pasien Positif Covid-19 Asal Pasbar Meninggal Dunia, Berikut Penjelasan Bupati
Pasien Positif Covid-19 Asal Pasbar Meninggal Dunia, Berikut Penjelasan Bupati
IKLAN GUBERNUR

PASAMAN BARAT, binews.id - Tim Satgas Covid -19 Pasaman Barat (Pasbar) meluruskan kronologis seorang warga asal Pasaman Barat postif Covid-19 yang meninggal dunia di RSUP dr. M. Djamil Padang beberapa hari lalu. Dan dimakamkan kemaren Kamis (9/4/2020) di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau.

Almarhumah tersebut ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Padang dan dirawat di Padang, sejak (6/4/20) kemarin, bukan di Pasaman Barat.

Hal ini disampaikan Bupati Pasaman Barat, H Yulianto dalam konferensi pres di kediaman rumah dinas Bupati, Jumat (10/4).

Almarhumah inisial H ini, dikebumikan di kampung halamannya di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, kemarin Kamis (9/4).

Baca juga: PT. Perkebunan Nusantara IV Rayakan Hari Lingkungan Hidup Dunia di Pasaman Barat dengan Penebaran Bibit Ikan

"Benar, seorang warga Pasaman Barat positif Covid-19, dan pasien tersebut telah meninggal dunia, almarhumah berdomisili Padang, meninggal dunia, kemarin sekitar pukul 07.00 wib di RSUP dr. M. Djamil Padang," kata Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto.

Dikatakan, dalam perawatan di RS. M. Jamil padang, petugas kesehatan telah melakukan tes Swab terhadap almarhumah, namun hasil tes Swab laboratoriumnya menyatakan positif keluar setelah almarhumah meninggal dunia.

"Proses pemakaman sudah dilakukan sesuai SOP Covid-19, dan saya minta agar masyarakat tidak cemas dan tidak termakan informasi yang tidak jelas (Hoaks)," ujarnya.

Beliau juga menjelaskan, almarhumah memang warga asli Pasbar namun berdomisili di Kota Padang. informasi yang berhasil dihimpun almarhumah diketahui saat sakit, dirawat, hingga meninggal dunia berada di Kota Padang dan hanya proses pemakaman yang dilaksanakan di Pasbar.

Baca juga: Bank Nagari Simpang Empat Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

"Informasi yang dihimpun tim Satgas, bahwa almarhumah tidak benar bahwa pernah dirawat dikampung halamannya selama sakit," terang Yulianto.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: