Wako Fadly Amran Paparkan Kearifan Lokal Padang Panjang jadi benteng melawan Covid-19

Rabu, 09 Februari 2022, 11:13 WIB | Ragam | Kota Padang Panjang
Wako Fadly Amran Paparkan Kearifan Lokal Padang Panjang jadi benteng melawan Covid-19
Wali Kota, Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, memaparkan bagaimana kearifan lokal jadi benteng melawan Covid-19 di Kota Padang Panjang. IST
IKLAN GUBERNUR

KENDARI, binews.id -- Wali Kota, Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, memaparkan bagaimana kearifan lokal jadi benteng melawan Covid-19 di Kota Padang Panjang.

Paparan itu disampaikannya di hadapan peserta dialog kebudayaan di Aula Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Kota Kendari, Selasa (8/9/2022).

Acara Dialog Kebudayaan itu, kehadiran Wako Fadly itu, dalam kapasitasnya sebagai penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) bersama delapan kepala daerah lainnya,dalam rangkaian kegiatan peringatan HPN 2022 yang dipusatkan di Kota Kendari Sultra dari 5 sampai 20 Pebruari 2022.

Menurut Wali Kota serambi mekah Padang Panjang itu, Pendekatan kebudayaan adalah roh penyelenggaraan pemerintahan di Kota Padang Panjang. "Alhamdulillah, dengan pendekatan itu, kami berhasil menekan angka Covid-19 menjadi nol dan capaian vaksinasi hampir 100 persen dan menjadi yang terbaik di Sumatera Barat," ungkap Fadly Amran, yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin

"Kearifan lokal di Padang Panjang itu, dengan memberdayakan niniak mamak penghulu kaum dan memanfaatkan Rumah Gadang sebagai tempat isolasi kesehatan," kata Fadly Amran, seperti pernah disampaikannya saat presentasi di hadapan Tim Juri AK-PWI Desember tahun 2021 lalu.

Bupati dan Walikota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Dalam kegiatan dialog kebudayaan dengan moderator Ketua Panitia AK-PWI, Yusuf Susilo Hartono, Fadly Amran tampil dengan pakaian adat Datuk, menceritakan bagaimana upaya dan pendekatan yang dilakukan dalam menyukseskan vaksinasi di Padang Panjang.

"Pemerintahan di Sumbar, apapun daerahnya, tetap berkolaborasi dengan adat dan budaya dalam membangun kesejahteraan masyarakatnya. Di Padang Panjang, adat dan budaya ini menjadi perhatian khusus kami. Dimasa pandemi, selain pendekatan medis dan pendekatan ekonomi, peran adat dan budaya termasuk tokoh adatnya, sangat vital di Padang Panjang," ungkap Fadly Amran.

Baca juga: Baksos Polri Presisi, Pemko Padang Apresiasi Pembagian Sembako oleh Polresta

Ketua Dewan Pers, M. Nuh sebelum dialog dan pemaparan dari masing masing Wako dan Bupati penerima AK-PWI itu menyebutkan, apa yang dilakukan Fadly Amran bersama kepala daerah penerima AK-PWI 2022 lainnya, diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah lainnya di Indonesia dalam menumbuhkembangkan kebudayaan di daerah masing-masing.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: