Guru Lembaga Pendidikan Keagamaan Dan Garin di Bukittinggi
Dapatkan Bantuan Kesejahteraan Dan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dari Pemko

BUKITTINGGI - Guru TPQ, TPSA, TPA, TKQ, MDTA dan guru swasta pada pondok Al Quran, rumah tahfiz, pondok pesantren serta garin se Kota Bukittinggi terima honor triwulan I tahun 2023.
Honor itu diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi,Wako Bukittinggi H.Erman Safar SH, untuk 836 di Gor Bermawi, Senin, (17/04).
Dalam arahannya, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, mengatakan, pemberian honorarium kepada guru Taman Pendidikan Al Quran, Guru Madrasah Diniyah Taklimiah dan guru swasta pada Pondok Al Quran/Rumah Tahfizh, Taman Kanak-Kanak Al Quran, Pondok Pesantren serta Garin Masjid/Mushalla , dan Dana Hibah kepada SLTA dan SLB Swasta,Tahun Anggaran 2023 ini, merupakan salah satu program prioritas Pemko Bukittinggi, dalam rangka merealisasikan visi Bukittinggi Hebat Berlandaskan Adat Basandi Syara' Syara' Basandi Kitabullah.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kesejahteraan guru-guru dan garin se-Kota Bukittinggi.
Baca juga: Bupati Serahkan Honorarium Bhabinkamtibmas dan Babinsa Se-Tanah Datar
"Ini upaya peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah dan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bukittinggi. Karena para guru dan garin memiliki fungsi yang sangat penting bagi umat dan generasi penerus kita nantinya," jelas Wako.
Selain itu, pemberian honor yang dibayarkan pertriwulan, Wali Kota Bukittinggi juga mengupayakan bantuan insentif dan THR untuk guru SMA non PNS swasta se Kota Bukittinggi. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian khusus dari Pemko Bukittinggi terhadap guru tingkat SMA, meskipun kewenangan Pemerintah Provinsi, ungkap Wako Erman Safar.
Sementara Kabag Kesra Setdako Bukittinggi, Harmezi, mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi telah mengganggarkan dana untuk honorarium kepada Guru TPQ/TPSA/TPA/TKQ, MDTA dan Guru Swasta pada Pondok Al-Quran/Rumah Tahfidz, Pondok Pesantren serta Garin Masjid/Mushalla sebesar Rp7,1 milyar lebih untuk tahun 2023.
Penyerahan kali ini, untuk Triwulan I periode Januari hingga Maret 2023. sebesar Rp 1.738.950.000,- dengan rincian, Guru dengan Klasifikasi A menerima honorarium sebesar Rp 1.000.000/orang/bulan sebanyak 125 orang. Guru dengan Klasifikasi B menerima honorarium sebesar Rp 800.000/orang/bulan sebanyak 328 orang. Guru dengan Klasifikasi C menerima honorarium sebesar Rp 650.000/orang/bulan sebanyak 5 orang dan Guru dengan Klasifikasi D/ Guru Belum Sertifikasi menerima honorarium sebesar Rp 500.000/orang/bulan sebanyak 223 orang.
Baca juga: Dai dan Mubaligh Sepakat Dengan Walikota, Bukittinggi Bersih Dari Maksiat
Untuk Garin Mesjid/Mushalla menerima honorarium sebesar Rp 500.000/orang/bulan sebanyak 155 orang," jelasnya.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi