PDP dan ODP Terus Bertambah, RSUP M Djamil Kewalahan Karena APD Kosong

Jumat, 20 Maret 2020, 22:27 WIB | Kesehatan | Kota Padang
PDP dan ODP Terus Bertambah, RSUP M Djamil Kewalahan Karena APD Kosong
Seorang Petugas RS M Djamil menggunakan Jas HUjan Pengganti Alat Pelindung Diri (APD) yang saar ini sedang Kosong. foto.humas-ikaunand
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id — RSUP M Djamil Padang kewalahan dalam menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pantauan (ODP) Corona Virus di Sumbar yang terus bertambah.

Akhirnya melalui BPBD pihak RS M Djamil dibantu tenda untuk melokasikan pasien yang berhubungan dengan Virus Corona ini.

Baca juga: DPRD Sumatera Barat Tetapkan Ranperda RPJPD 2025-2045 dan Penyelenggaraan Penyiaran

Saat ini informasinya pemasangan tenda sedang berlangsung. Tapi bahaya lain muncul Alat Pelindung Diri (APD) M Djamil sudah kosong, para medis terpaksa membekali pengamanan dirinya dengan jas hujan.

"Kita sudah kontak berbagai vendor untuk menyediakan APD tapi pada kosong semua, kalau dibiarkan APD seadanya tidak standar bisa- bisa para medis terpapar virus dan jadi ODP dan PDP pula,"ujar beberapa dokter menginformasikan di whatsaap group Kawal Covid-19 Jumat (20/3).

Baca juga: Terima Kunjungan Pansus II DPRD Agam, HM. Nurnas: Harus Bisa Kawal dan Menyelaraskan RPJPD Tersebut

Sementara Pemprov Sumbar mengakui kesulitian memenuhi APD standar para medis di M Djamil Padang.

"Untuk beli duit ada tapi yang jual APD nggak ada,"ujar Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal.

Baca juga: Kukuhkan DPP APDESI, Abdi Yusran SH Dipercaya Bidang Depertemen Politik Hukum Ham

Sementara penggagas Gerakan Bersama Lawan Corona Virus, Sari Lenggogeni juga sudah berteriak minta bantu untuk ketersediaan APD untuk para medis.

"Mohon dibantu siapa saja yang punya akses ke perusahaan pembuat APD standar. Tidak bisa pakai jas hujan bahaya bagi para medis yang bertugas mulia mengantisipasi Corona Virus ini,"ujar Sari Lenggogeni.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: