Pemkab Solok Jawab Pandang Umum Fraksi Soal Ranperda APBD 2022

AROSUKA, binews.id -- Bupati Solok yang diwakili Pj. Sekda Medison, S.Sos, M.Si, menyampaikan pada rapat Paripurna dalam rangka Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan umum Fraksi-fraksi terkait Nota Penjelasan Bupati Solok tentang Ranperda APBD tahun Anggaran 2022. Ruang Rapat Paripurna DPRD Kab Solok Kamis (18/11/2021).
Medison,S.Sos,M.Si menyampaikan sekaitan dengan political will, politik will adalah kemauan politik dari kepala daerah. Kemauan politik tersebut sudah tergambar dalam dokumen perencanaan daerah, yang tertuang sesuai visi, misi dan program pembangunan daerah.
Pemerintah Daerah memiliki politik will yang kuat untuk membangun Kabupaten Solok. Visi Mambangkik Batang Tarandam, menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat membuktikan secara nyata kemauan bersama untuk membangun daerah. political will dan pokok- pokok pikiran DPRD merupakan bagian dari perencanaan daerah. Penyusunan APBD tahun anggaran 2022 berdasarkan kebijakan umum anggaran dan prioritas anggaran sementara berupa target dan kinerja program dan kegiatan yang tercantum dalam rencana kerja Pemerintah Daerah.
Medison menjelaskan, salah satu prinsip penyusunan APBD Tahun 2022 sesual dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kemampuan keuangan daerah. Berkaitan dengan alokasi anggaran untuk sektor pertanian, UMKM dan pariwisata,bahwa secara umum untuk mendukung urusan pertanian dianggarkan sebesar Rp32,4 miliar, untuk sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp16,9 miliar, sedangkan untuk sektor pariwisata sebesar Rp8,2 miliar. Investasi merupakan bahan bakar penggerak roda ekonomi. Dalam ranah teoritik, investasi merupakan penentu pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Wabup Candra Buka Musda DPD KNPI Kabupaten Solok ke XIV Tahun 2025
"Permasalahan keterbelakangan kemudian dirumuskan sebagai masalah kekurangan modal.Terlepas dari realisasi non ekonomi, realisasi dan proyek-proyek investasi akan meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan sekitar investasi. Untuk menarik investasi masuk ke Kabupaten Solok, pemerintahan daerah dituntut untuk membuat aturan-aturan yang memberikan dorongan menarik agar investor tertarik untuk menanamkan modalnya, namun juga tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu juga didukung oleh aparatur-aparatur yang memiliki kompetensi dan keahlian di bidang masing-masing agar pelaksanaan investasi di daerah dapat berjalan lancar," katanya.
Menyederhanakan dan mempercepat proses perizinan dengan memanfaatkan teknoiogi informasi sehigga dapat memberikan kepastian hukum bagi investor untuk menanamkan modalnya. Salah satu manfaat investasi bagi daerah adalah memanfaatkan modal, tekhnologi, skill atau kemampuan yang dimiliki oleh penanam modal guna mengelola potensi-potensi ekonomi yang dimiliki oleh daerah.
"Kita tahu, bahwa Kabupaten Solok memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, keindahan alam dan budaya yang kita miliki bisa menjadi daya tarik kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, usaha pengembangan pariwisata sangat penting untuk dilakukan," ungkapnya.
Bentuk kerja sama tersebut berupa kerja sama dengan pihak ketiga dalam obyek wisata Kabupaten Solok, seperti pengembangan dan pengelolaan Alahan Panjang Resort dan Dermaga Danau Singkarak. Selain untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi, pola ini juga dapat menghemat anggaran pemerintah daerah, terutama untuk pemeliharaan obyek wisata tersebut.
Baca juga: 481 Kepala Daerah Terpilih Ikuti Gladi Kotor di Monas, Termasuk Bupati dan Wakil Bupati Solok
Sementara ini, langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah adalah mengoptimalkan strategi investasi, Upaya promosi dan pemasaran diharapkan dapat memperkuat citra Kabupaten Solok sebagai daerah lahan investasi.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu Kunjungi Nagari Koto Sani, Serap Aspirasi Masyarakat
- KPU Kabupaten Solok Tetapkan Pasangan Jon Firman Pandu dan H. Candra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2024
- Jon Firman Pandu Gelar Jumpa Pers, Tegaskan Kemenangan Pilkada Kabupaten Solok untuk Seluruh Masyarakat
- Pjs Bupati Solok Akbar Ali Hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024
- Anggota DPRD Sumbar Agus Syahdeman Berkomitmen Mengawal Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Sumbar