Pemkab Dharmasraya Lanjutkan Revitalisasi Rumah Gadang Hingga Bangun Balerong Adat

Menurutnya balerong adat merupakan salah satu simbol orang minangkabau yang selalu ada untuk pertemuan dan bermusyawarah. Selain tempat musyawarah adat, balerong juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan pelatihan adat, pengajian adat, hingga penampilan kesenian adat.
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan berpendapat penguatan dan pelestarian perlu dilakukan agar budaya tidak tergerus akibat adanya perkembangan zaman atau adanya infiltrasi budaya asing karena arus globalisasi.
Sejalan dengan itu, diakui persentuhan era globalisasi ditandai perkembangan teknologi dan informasi dengan budaya telah menyebabkan melemahnya nilai-nilai budaya.
Baca juga: Wigiyono Gelar Pengajian, Santunan Anak Yatim, dan Sunatan Massal Sambut Bulan Suci Ramadan
Dengan terjadinya globalisasi dengan perkembangan teknologi dan informasi serta komunikasi maka terjadi pula persentuhan antara budaya lokal dengan budaya Barat telah menyebabkan melemahnya budaya salah satu etnis besar di Indonesia ini, katanya.
"Oleh sebab itu, melalui beberapa kegiatan yang kami lakukan adalah bentuk komitmen pemerintah Dharmasraya agar budaya lokal kita tetap eksis di tengah masyarakat, saya berharap seluruh kelompok kepentingan menjalankan perannya masing-masing dalam merawat budaya dilingkungannya," tukasnya. (*/san)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Menikmati Pesona Danau Bawah, Destinasi Wisata Memikat di Kabupaten Solok
- Bupati Dharmasraya: Program Satu Nagari Satu Event, Bakal Jadi Program Unggulan
- Bupati Sutan Riska: Program Satu Nagari Satu Event, Bakal Jadi Program Unggulan
- Puluhan Ribu Wisatawan Kunjungi Dharmasraya, Begini Penjelasan Kepala Disparpora
- Dulu Hanya Hutan, Alinia Farm dan Park Kini Menjelma Jadi Objek Wisata Unggulan di Dharmasraya